Jumat, 11 September 2026

118 Siswa Kudus Keracunan Makan Bergizi Gratis, SPPG Minta Maaf

Andrias - Kamis, 29 Januari 2026 19:12 WIB
118 Siswa Kudus Keracunan Makan Bergizi Gratis, SPPG Minta Maaf

Kudus - Tercatat 118 siswa SMA Negeri 2 Kudus menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit, pada Kamis (29/1/2026). Mereka diduga keracunan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Merespons kejadian tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari selaku penyedia layanan menyampaikan permohonan maaf dan berkomitmen menanggung seluruh biaya pengobatan para korban yang terdampak.

"Kami siap bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut, termasuk mengganti biaya pengobatan siswa yang terdampak," kata Kepala SPPG Purwosari, Nasihul Umam, dikutip dari Antara.

Baca Juga:
Nasihul juga meminta maaf atas kejadian ini. Dia berharap, masyarakat bersabar serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

"Kami tetap berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh dan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang," ujarnya.

Ia menjelaskan kejadian bermula dari laporan pihak SMA Negeri 2 Kudus yang menginformasikan adanya sejumlah siswa mengalami diare. Bahkan, satu di antaranya harus dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Saya ditelepon pihak PIC (Person in Charge) atau penanggung jawab MBG sekolah SMA 2 Kudus yang menyampaikan ada siswa yang diare, ada yang ke UGD, dan ada juga yang tidak masuk sekolah," ujarnya.

Baca Juga:
Menindaklanjuti laporan tersebut, Nasihul bersama staf, akuntan, ahli gizi, dan asisten laboratorium langsung mendatangi sekolah untuk melakukan verifikasi. Menu MBG yang dikonsumsi saat itu adalah soto ayam suwir lengkap dengan tempe dan tauge.

"Kami langsung melakukan klarifikasi terkait menu soto ayam suwir. Pada kesempatan itu saya juga menyampaikan permohonan maaf dan kesiapan bertanggung jawab, termasuk membelikan obat bagi siswa yang diare dan mengganti biaya pengobatan bagi yang dirawat di IGD," ujarnya.

SPPG Purwosari juga menggelar audiensi dengan pihak sekolah, guru, perwakilan kelas, serta beberapa siswa selama hampir setengah jam. Namun, setelah audiensi, jumlah siswa yang mengeluh sakit perut terus bertambah hingga petugas puskesmas dan ambulans datang ke sekolah.

"Awalnya hanya beberapa siswa, tapi kemudian semakin banyak yang berdatangan ke unit kesehatan sekolah (UKS). Pihak puskesmas juga turun langsung ke sekolah," ujarnya.

Baca Juga:
Terkait penyebab pasti kejadian tersebut, Nasihul menegaskan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan MBG, sehingga belum bisa menyimpulkan penyebabnya.

Ia menambahkan dari sisi kandungan gizi, menu MBG untuk tingkat SMA disesuaikan dengan standar, yakni energi sebesar 680,4 gram, lemak 26,8 gram, protein 33,2 gram, dan karbohidrat 78,7 gram. Serta dilengkapi sambal kecap, berbeda dengan menu SD.

Saat ini, SPPG Purwosari melayani 13 sekolah dengan total penerima manfaat sebanyak 2.173 orang, termasuk guru dan tenaga kependidikan.

Hingga Kamis sore, tercatat jumlah siswa maupun guru dan tenaga kependidikan SMA 2 Kudus yang harus menjalani perawatan di tujuh rumah sakit mencapai 118 orang.

Baca Juga:
Ketujuh rumah sakit tersebut, yakni RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu Kudus, RS Sarkies Aisyiyah, RSI Kudus, RS Kumala Siwi, RS Kartika, dan RS Aisyiyah.

Sumber: Tirto


Baca Juga:

Editor
: Andrias
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Pemilik Ponpes di Lubuk Dalam, Siak Ditangkap, Diduga Cabuli 4 Santrinya
Kejaksaan Geledah Kantor Bupati Meranti
SPPG Pedekik Tegaskan Instalasi IPAL Sudah Sesuai Prosedur
Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Karhutla di Kabupaten Siak
Kepala BGN Respons Cepat Kasus Keracunan MBG di Karo, Ancam Tutup Hingga Copot SPPG
Ratusan Murid di Karo Keracunan MBG dari SPPG Kodim, Ini Kata Dandim 0205/Tanah Karo
 
Komentar