Mandau - Camat Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riki Rihardi turun langsung membantu pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayahnya.
Menggunakan jaket scooter warna hitam, Riki Rihardi tiba di Jalan Tegar Ujung Kanal Atiam, Kelurahan Pematang Pudu, RT 03 RW 12, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, lokasi terjadinya karhutla, Selasa (26/1/2026).Baca Juga:
Berjibaku bersama tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Damkar, dan warga setempat, ia langsung mengambil selang pemadam kebakaran dan melakukan pemadaman api.
Melihat Riki sapaan akrab Camat Mandau ini terjun langsung berbaur ditengah kumpalan asap menjadi magnet penyemangat tersendiri bagi team yang telah terlebih dulu berjibaku melakukan pemadaman sejak Senin (26/1/2026) kemarin."Saya akan bersama teman-teman dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, dan semua pihak. Terima kasih sudah membantu pemadaman ini," kata Riki.
Baca Juga:Selama lebih dari dua jam, Riki bersama tim gabungan berjibaku memadamkan yang tercatat telah menghanguskan lahan ± 6 hektare.
"Kita hadir langsung di lokasi bencana karhutla ini untuk memberi motivasi kepada tim yang telah bekerja bertukus lumus tidak kenal siang dan malam. Sekaligus memastikan penanganan berjalan maksimal," ujar Riki.
Baca Juga:Riki juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih musim kemarau masih berlangsung dan sumber air terbatas.
Sementara, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bengkalis Salman Alfarisi menyampaikan bahwa secara keseluruhan kondisi Karhutla di Kabupaten Bengkalis mulai terkendali.
"Alhamdulillah, sebelumnya ada lima kecamatan yang terpantau memiliki titik api. Saat ini sudah menyisakan dua kecamatan yang membutuhkan penanganan intensif, diantaranya Kecamatan Mandau dan Kecamatan Rupat," terang Salman Alfaris.Baca Juga:
Untuk diketahui, penanganan karhutla di Kecamatan Rupat sudah memasuki hari kelima sehingga menjadi perhatian dan prioritas BPBD Kabupaten Bengkalis.
"Kita terus berupaya dengan mengerahkan personel dan peralatan secara optimal, serta melakukan pemantauan berkelanjutan melalui Pusdalops-PB guna memastikan api benar-benar padam dan tidak meluas ke wilayah lainnya," pungkasnya.Baca Juga: