Minggu, 03 Mei 2026

Hadapi Disrupsi Teknologi, Wapres Dorong Santri Tremas Pacitan Upgrade Diri dan Kuasai AI

Andrias - Jumat, 01 Mei 2026 15:40 WIB
Hadapi Disrupsi Teknologi, Wapres Dorong Santri Tremas Pacitan Upgrade Diri dan Kuasai AI

PACITAN -Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengunjungi Perguruan Islam Pondok Tremas di Jl. Tj. II, Tremas, Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, Kamis (30/04/2026).

Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi dengan para kiai dan santri sekaligus kesempatan bagi Wapres untuk mempertemukan langsung pelaksanaan pelatihan kecerdasan buatan (AI) dan robotika bagi para santri.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda termasuk para santri, dalam menghadapi percepatan transformasi digital. Diharapkan, santri tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga adaptif dan kompetitif di era global.

Baca Juga:

Setibanya di lokasi, Wapres disambut hangat oleh penampilan Drumben dan Hadrah Pondok Tremas, serta jajaran pengasuh dan para santri.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres melihat langsung proses dan hasil pembelajaran, berdialog dengan para santri, serta memastikan program pelatihan berjalan optimal dan memberi manfaat nyata dalam meningkatkan kapasitas literasi teknologi di lingkungan pondok.

Wapres mengingatkan bahwa belajar robotik, belajar AI, dan belajar coding penting sekali untuk mengembangkan pemikiran kritis dan berpikir santri komputasional, agar mereka tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi.

"Karena penting sekali nanti ke depan untuk menghadapi tantangan zaman yang serba digital. Ini semua harus belajar dan santri-santri tidak boleh ketinggalan ya," ungkap Wapres.

Baca Juga:

Dalam sesi dialog dengan santri, Wapres sempat menanggapi kegelisahan salah satu santri yang mengaku khawatir dengan perkembangan teknologi. Santri tersebut menyampaikan ketakutannya bahwa setelah lulus, banyak pekerjaan akan digantikan oleh robot dan kecerdasan buatan.

"Banyak pekerjaan yang digantikan oleh AI, orang-orang juga hilang pekerjaannya, seperti di pabrik yang digantikan oleh robot," ucapnya, seraya memberi contoh.

Menjawab hal itu, Wapres menegaskan bahwa manusia tetap memegang peran utama di balik teknologi.

Robot yang bikin siapa? Itu manusianya kan? Itu AI bikin prompting, yang ngetik prompting-nya masih manusia kan? Justru sekarang akan banyak pekerjaan-pekerjaan baru. Jadi, enggak usah takut. Manusia enggak akan tergantikan," jelas Wapres.

Baca Juga:

Wapres pun menekankan bahwa kunci menghadapi perubahan adalah kesiapan untuk terus belajar dan beradaptasi.

"Saya yakin nanti ke depan bisa berguna, terutama kalau mereka nanti terjun ke dunia kerja dan ini yang namanya mengganggu teknologi semakin tidak bisa kita kendalikan. Makanya kita harus selalu meng-upgrade diri," tutupnya.

Sebelumnya, Pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas KH Luqman Harist Dhimyathi, menyampaikan harapannya agar program pelatihan teknologi ini dapat terus berlanjut dan tidak berhenti pada kegiatan kali ini saja.

"Semua yang kami dapatkan selama dua hari ini, berupa pelatihan-pelatihan teknologi, informasi, dan AI serta lainnya, mudah-mudahan bisa berkelanjutan, karena para santri kami sangat senang dan merasa mendapatkan ilmu yang luar biasa dengan ilmu teknologi ini," harapnya.

Baca Juga:

Sekadar informasi, Pelatihan Robotika dan AI yang berlangsung selama dua hari ini melibatkan 30 santri dan santriwati tingkat Madrasah Aliyah. Dalam pelaksanaannya, pelatihan robotika difasilitasi oleh ARKAI dan Koding Next, sementara pelatihan AI mendapat dukungan dari Microsoft Indonesia dan NU Care Global.

Kegiatan ini memperkenalkan kurikulum robotik berbasis pemikiran komputasi untuk memperkuat logika, pemikiran matematis, serta kemampuan pemecahan masalah sejak dini. Program menggunakan robot Whalesbot yang disusun secara bertahap dari level dasar hingga mahir. Melalui praktik langsung, para santri tidak hanya belajar merakit dan memprogram robot, tetapi juga dilatih berpikir sistematis dan kritis dalam menyelesaikan berbagai tantangan.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, serta Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah.

Pacitan, 30 April 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi
Sekretariat Wakil Presiden

Baca Juga:

Editor
: Andrias
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Dampak Program Makan Bergizi Gratis: Anak Senang, Orangtua Bisa Hemat Pengeluaran
Sesuai Arahan BGN, Shahrul: MBG Disalurkan Kembali 31 Maret
SMPN 9 Tameran Terima Makan MBG, Kepsek Jamilah: Ajarkan Siswa Untuk Bersyukur
SPPG Sungai Alam: Tiga Pekan Berjalan, MBG Bertambah 1891 Penerima Manfaat
Presiden Prabowo Komitmen Bangun 10 Kampus Baru STEM dan Kedokteranl
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat
 
Komentar