Bengkalis - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan pencarian ABK KM Makmur Jaya 89 yang diduga terjatuh oleh hantaman cuaca buruk di perairan Bengkalis, Riau. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, Rabu (7/1/2026) malam.
Dikabarkan dalam evakuasi itu, Kapal Basarnas terjadi 'trouble' kehabisan BBM dan dihantam cuaca buruk, sehingga terapung apung ke bibir pantai di perairan Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.Beruntung, Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Bengkalis bersama Satpol Airud dan BPBD Kepulauan Meranti berhasil melakukan evakuasi penjemputan kapal Basarnas yang nyaris tenggelam tersebut.
Baca Juga:Komandan Pos TNI AL (Posal) Bengkalis Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya mengatakan bahwa penjemputan kapal Basarnas tersebut dilakukan oleh berkumpul pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Ya, setelah kita mendapatkan kabar dari Basarnas, sekitar pukul 22.00 WIB, Anggota SAR Posal Bengkalis di antaranya Serda Bah Candra dan Kls Isy Alfajri langsung melakukan evakuasi kapal Basarnas yang tenggelam dan terapung di perairan Bengkalis," kata Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya, Kamis (8/1/2026).
Dikatakan Nirwan Hastya,, penjemputan dan evakuasi Tim SAR Basarnas itu terdiri BPBD meranti, Polairud Pos Bandul Meranti dan Pos TNI AL Bengkalis. Pada pukul 22.10 WIB anggota tim SAR Posal bergerak dari Pos Airud Bandul Kepulauan Meranti menuju titik lokasi, menggunakan SB Tenggiri."Sekitar pukul 22.45 WIB, tim Posal sampai di titik lokasi, dan melaksanakan evakuasi," ujarnya.
Baca Juga:Dikarenakan kondisi cuaca laut yang buruk pukul 23.15 WIB, tim SAR Posal Bengkalis dengan menggunakan SB Tenggiri membawa anggota tim Basarnas menuju titik kumpul di Pos Satpol Airud Bandul.
'Sekitar pukul 00.10 WIB, tim SAR sampai di Pos Airud Bandul, dalam keadaan aman serta anggota selamat," pungkasnya.
Diketahui, Tim SAR Gabungan sebelumnya terus melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 yang diduga terjatuh ke laut (Man Over Board/MOB) di Perairan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi sehari sebelumnya, yakni Minggu, 4 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, di koordinat perkiraan 1°30'46'' Lintang Utara dan 102°41'46'' Bujur Timur.
Baca Juga:Korban diketahui bernama Rapat (38), seorang laki-laki yang beralamat di Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau. Hingga kini, korban masih berstatus Dalam Pencarian (DP).
Berdasarkan laporan dari Muslim, salah satu ABK KM Makmur Jaya 89, kejadian bermula saat dirinya dan korban terbangun dari tidur sekitar pukul 11.55 WIB.
"Korban sempat meminta tepung untuk memasak. Saat saya pergi mencari tepung dan kembali, korban sudah tidak terlihat lagi," ungkap Muslim dalam laporannya kepada Tim SAR.Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh seluruh ABK kapal yang berjumlah lima orang, dengan menyisir seluruh bagian kapal. Namun, korban tidak ditemukan, sehingga diduga kuat terjatuh ke laut.
Baca Juga: