Jumat, 11 September 2026

Polda Riau Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Transparan: "Tak Ada Jalur Khusus"

Andrias - Senin, 08 Juni 2026 15:04 WIB
Polda Riau Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Transparan: "Tak Ada Jalur Khusus"
Foto: Karo SDM Polda Riau Kombes Boy Jeckson Situmorang. (dok. Istimewa)

Pekanbaru - Polda Riau memastikan proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 berlangsung mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Tak ada jalur khusus, kuota 'titipan' maupun perlakuan istimewa bagi peserta seleksi.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Riau, Kombes Boy Jeckson Situmorang, mengatakan seluruh tahapan seleksi penerimaan Akpol dilaksanakan secara terbuka dan objektif sesuai kebijakan yang telah ditetapkan Mabes Polri. Setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi yang dijalani.

"Rekrutmen Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui jalur reguler nasional. Tidak ada kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta tertentu. Semua peserta mengikuti tahapan yang sama dan dinilai secara objektif," ujar Kombes Boy dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

Baca Juga:

Boy menegaskan Polri berkomitmen mewujudkan proses rekrutmen yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Karena itu, setiap tahapan seleksi dilakukan dengan pengawasan yang ketat, baik dari unsur internal maupun eksternal.

Menurutnya, pola rekrutmen yang diterapkan Polri saat ini telah sesuai dengan harapan masyarakat dan berbagai lembaga pengawas, seperti Kompolnas, Ombudsman, kelompok LSM, serta Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) yang selama ini turut melakukan monitoring terhadap pelaksanaan rekrutmen anggota Polri.

"Kelulusan ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi peserta sendiri. Jika ada pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan dengan meminta sejumlah uang, itu dipastikan tidak benar dan segera laporkan kepada kepolisian," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan calon peserta, agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Di sisi lain, pihaknya juga akan terus menyosialisasikan prinsip BETAH kepada masyarakat agar tidak muncul informasi yang menyesatkan terkait penerimaan anggota Polri.

Baca Juga:

"Kami ingin masyarakat memahami bahwa proses rekrutmen Polri, termasuk Akpol, dilaksanakan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk merekrut personil Polri yang berkualitas untuk dapat melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat secara maksimal," sambungnya.

Saat ini, tahapan seleksi Akpol 2026 telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II) yang dilaksanakan pada 5-6 Juni 2026. Seluruh peserta yang masih mengikuti seleksi diharapkan mempersiapkan diri dengan baik dan tetap menjaga kesehatan untuk menghadapi tahapan berikutnya.

Polda Riau menegaskan komitmennya untuk mengawal proses seleksi hingga selesai sesuai prinsip BETAH, sehingga dapat menghasilkan calon perwira Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Sumber: Detik

Baca Juga:

Editor
: Andrias
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Mentan Berduka, 3 ASN Gugur Ditembak KKB saat Kirim Bantuan Pangan
BGN Identifikasi 1.999 Dapur MBG Tak Daftar SLHS, Bakal Ditutup
Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Abdul Hakim Mahfudz Terpilih Jadi Ketum PBNU
Presiden Prabowo Tiba di Riau, Langsung Pimpin Rapat Penanganan Karhutla
Kepala Bakom RI, M Qodari Imbau Warga Bijak Bermedsos Jelang HUT RI
Bengkalis Masuk Daftar 90 Kajari Dirotasi oleh Kajagung, Berikut Ini Lengkapnya
 
Komentar