Senin, 04 Mei 2026

Bupati Lampung Tengah Ditangkap KPK, Ketum Golkar Bahlil Bela Kadernya: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Andrias - Kamis, 11 Desember 2025 10:39 WIB
Bupati Lampung Tengah Ditangkap KPK, Ketum Golkar Bahlil Bela Kadernya: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
Liputan6

Caption foto...
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya. Dia ditangkap karena diduga terlibat kasus suap proyek.

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Bahlil Lahadalia mengaku belum mengetahui informasi tersebut. Diketahui, Ardito merupakan kader Golkar.

"Saya belum dapat info ya. Sampai dengan sekarang belum saya dapat info ya," kata Bahlil kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga:
Meski begitu, Menteri Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) ini menghormati proses hukum yang kini dijalankan lembaga antirasuah.

"Kita hormati semua proses hukum dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah ya," ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Sarmuji menyebut, Ardito baru bergabung dengan Golkar.

"Dulu dia nyalon di pilkada pakai partai lain. Terus ini baru saja keliatan masuk beberapa saat lalu," jelasnya.

Baca Juga:
Kronologi Penangkapan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
KPK mengungkapkan kronologi penangkapan Bupati Lampung Tengah, Lampung, Ardito Wijaya. Penangkapan bermula dari upaya lembaga antirasuah itu meminta keterangan kepada sejumlah pihak.

"Bermula dari permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung pada Selasa, 9 Desember 2025," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (10/12/2025) malam.

Setelah itu, tim KPK bergerak ke Lampung Tengah pada 10 Desember 2025. Di sana, KPK menangkap lima orang, termasuk Ardito Wijaya.

Budi mengatakan, kelima orang tersebut sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk diperiksa secara intensif.

Baca Juga:

Sumber: Liputan6

Editor
: Andrias
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Sakau Narkoba Diduga Motif Anak Ancam Ayah Kandung di Rupat Pakai Parang
Pemusnahan BB Narkotika Jaringan Internasional, Kapolres Bengkalis Klaim Selamatkan 287 Ribu Jiwa
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Prajurit TNI yang Gugur
Viral Polisi di Minahasa Mundur Usai Dimutasi saat Tangani Kasus Korupsi, Polri Buka Suara
Kejagung Copot Aspidum Kejati Jatim Terkait Dugaan Pelanggaran Perkara
Kajati Sumut Sampaikan Permintaan Maaf di DPR Buntut Gaduh Kasus Amsal Sitepu
 
Komentar