Pekanbaru – Guna menindaklanjuti kurangnya tiang, trafo, dan peralatan penunjang lainnya di wilayah permukiman Kabupaten Bengkalis, Komisi III memperkuat sinergi untuk mendukung keandalan listrik bagi masyarakat bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau di Pekanbaru, Kamis (23/7/2026).
Kedatangan anggota DPRD Bengkalis yang dipimpin Wakil Ketua III H. Misno, didampingi Ketua Komisi III Sanusi, S.H., M.H., bersama rombongan disambut baik oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Sigit Fanani, beserta jajarannya.
Baca Juga:
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua III, H. Misno, menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat mengenai masih terbatasnya ketersediaan tiang listrik, transformator (trafo), dan sarana pendukung lainnya di beberapa wilayah Kabupaten Bengkalis.
"Kami sangat mengapresiasi sejumlah program PLN, seperti Program Listrik Desa, Program Bantuan Pasang Baru Listrik (PBBL), pembangunan dan penguatan jaringan gardu distribusi, jaringan tegangan menengah (JTM), serta jaringan tegangan rendah (JTR). Mudah-mudahan dengan adanya program tersebut dapat memudahkan masyarakat di daerah pedalaman yang belum dialiri listrik agar segera mendapatkan aliran listrik," ungkap H. Misno.Ketua Komisi III Sanusi menjelaskan bahwa pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan mengenai peran sektor ketenagalistrikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia menilai masih terdapat sejumlah daerah yang mengalami keterbatasan daya listrik sehingga memerlukan perhatian serius dari PLN agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Baca Juga:

Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Sigit Fanani, menyampaikan bahwa PLN menyambut baik audiensi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di daerah.
"Bagi PLN, komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan DPRD merupakan bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat. Kami mengapresiasi berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan dalam audiensi ini karena menjadi bekal bagi PLN untuk terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan kualitas pelayanan di Kabupaten Bengkalis," ujar Sigit.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi III Adihan, SH, Rosmawati Sinambela, dan Joner L. Tobing juga menyoroti kebutuhan pembangunan tiang listrik di wilayah daerah pemilihannya. Mereka berharap agar PLN UID Riau dan Kepulauan Riau segera menindaklanjuti keluhan masyarakat di Kecamatan Pinggir, Talang Muandau, Mandau, dan Bathin Solapan sehingga masyarakat di wilayah tersebut tidak lagi mengalami kesulitan akibat keterbatasan infrastruktur kelistrikan.
Baca Juga:Hal senada disampaikan Fakhtiar Qadri. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah desa di Kecamatan Bantan masih kerap mengalami pemadaman listrik yang diduga disebabkan oleh keterbatasan daya. Ia meminta PLN segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.


General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, menyampaikan bahwa kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah dan DPRD merupakan salah satu kunci dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga:"Sinergi dengan pemerintah daerah dan DPRD menjadi bagian penting dalam upaya PLN menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Didik.