Minggu, 21 Juni 2026

Prabowo Sebut Program Makan Bergizi Gratis Sudah Sentuh 55 Juta Warga Hingga Awal 2026

Andrias - Selasa, 06 Januari 2026 00:39 WIB
Prabowo Sebut Program Makan Bergizi Gratis Sudah Sentuh 55 Juta Warga Hingga Awal 2026
Liputan6

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan program makan bergizi gratis (MBG) sudah menjangkau 55 juta penerima manfaat hingga awal tahun 2026.

Dia menyebut jumlah tersebut setara dengan memberi makan delapan kali negara Singapura.

"Hari ini sudah 55 juta penerima manfaat Indonesia berarti itu sama dengan memberi makan delapan kali Singapura. Tiap hari kita beri makan 55 juta mulut," kata Prabowo dalam perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Baca Juga:
Dia membandingkan capaian program MBG Indonesia dengan Brasil. Prabowo menuturkan penerima manfaat MBG di Brasil mencapai 40 juta dalam 11 tahun.

"Presiden Brasil menyampaikan ke saya mereka mencapai 40 juta dalam 11 tahun, kita 55 juta dalam satu tahun. Karena kita mulai 6 Januari 2024, hari ini 5 Januari 2025 (2026)," ujarnya.

Prabowo menjelaskan dirinya mencanangkan program MBG sejak belum menjadi Presiden RI. Hal ini dikarenakan Prabowo melihat adanya anak-anak Indonesia yang mengalami kekurangan gizi.

"Dan saya belajar, saya keliling dunia saya belajar, saya lihat bagaimana India membantu rakyat miskinnya dengan makan bergizi gratis," tutur Prabowo.Prabowo mengaku tak tega melihat anak-anak Indonesia mengalami kekurangan gizi. Menurut dia, program MBG sangat berarti dan penting bagi anak-anak di sejumlah daerah.

Baca Juga:
"Saya hanya didorong oleh tidak sampai hati saya melihat anak-anak Indonesia kurang gizi. Untuk mereka yang kaya, untuk mereka yang sudah mapan ya tidak penting, tapi untuk anak-anak di banyak daerah makan bergizi itu sangat-sangat penting," pungkas Prabowo.

19.188 SPPG Bakal Beroperasi Serentak

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menutup tahun 2025 dengan capaian signifikan, dari tahap awal pelaksanaan yang hanya melibatkan 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi hingga berhasil memperluas fondasi layanan menjadi 19.188 SPPG, yang sekaligus menjadi pijakan awal pelaksanaan di tahun 2026.

"Tahun 2025 kami gunakan untuk membangun fondasi yang kuat. Dari 190 SPPG di awal tahun hingga 19.188 SPPG di akhir tahun, ini menunjukkan kerja masif dan terukur dalam menyiapkan layanan MBG," kata Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga:
Karena itu, Program MBG akan memasuki fase penuh pada 8 Januari 2026, dengan pengoperasian serentak 19.188 SPPG untuk melayani sekitar 55,1 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

Dadan menuturkan, kesiapan tersebut memungkinkan MBG memasuki 2026 dengan cakupan penerima manfaat yang besar sejak hari pertama, sekaligus memperluas ruang peningkatan kualitas layanan.

"Mulai 8 Januari 2026, MBG langsung melayani lebih dari 55 juta penerima manfaat. Pada tahun 2026, MBG tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan SPPG serta penguatan edukasi gizi agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam memilih makanan sehat dan bergizi," ungkap dia.

Sumber: liputan6

Baca Juga:

Editor
: Andrias
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
STIK Polri Berganti Nama Jadi Universitas Kepolisian
PDIP Bantah Tudingan Danai Demo Mahasiswa Menolak Program MBG
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman Puji Jenderal Listyo Sigit: Kapolri Terbaik Sepanjang Masa
Polda Riau Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Transparan: "Tak Ada Jalur Khusus"
Pakai Rompi Pink, Mantan Kepala BGN Dadan Ditahan Kejagung
Usai Dadan Dicopot, KPK Geledah Kantor BGN
 
Komentar