Senin, 04 Mei 2026

Sudah Izin Presiden, Menteri Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai dan Rumahkan 16 Ribu Pegawai

Andrias - Jumat, 28 November 2025 00:03 WIB
Sudah Izin Presiden, Menteri Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai dan Rumahkan 16 Ribu Pegawai

Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengancam bakal membekukan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) dan merumahkan 16 ribu pegawai instansi tersebut.

Ia menegaskan sudah meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membenahi Ditjen Bea Cukai selama setahun ke depan. Purbaya menekankan upaya ini perlu ditempuh secara serius.

"Biarkan, beri waktu saya untuk memperbaiki Bea Cukai. Karena ancamannya serius, kalau Bea Cukai gak bisa memperbaiki kinerjanya dan masyarakat masih gak puas, Bea Cukai bisa dibekukan," ucap Purbaya usai Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Kamis (27/11).

Baca Juga:
Bahkan, Purbaya tak segan untuk mengadopsi cara Presiden ke-2 RI Soeharto yang merekrut perusahaan Swiss Suisse Generale Surveillance (SGS3) untuk menjalankan tugas bea cukai.

Diganti dengan SGS (Suisse Generale Surveillance), seperti zaman dulu lagi. Jadi, sekarang Bea Cukai, orang-orang Bea Cukai mengerti betul ancaman yang mereka hadapi," ujarnya.

Menurut Purbaya, pegawai Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan, sudah mulai semangat memperbaiki kinerja.

Di lain sisi, Purbaya menerapkan kecerdasan buatan (AI) di sejumlah titik tempat direktorat tersebut bertugas. Ia berharap langkah ini bisa menekan praktik nakal, seperti underinvoicing alias pelaporan nilai barang ekspor-impor yang lebih rendah dari harga aslinya.

Baca Juga:
"Kita pelajari betul. Sekarang cukup baik kemajuannya. Saya pikir tahun depan (2026) sudah aman lah. Artinya, Bea Cukai akan bisa bekerja dengan baik dan profesional," tutur Purbaya optimistis.

Diganti dengan SGS (Suisse Generale Surveillance), seperti zaman dulu lagi. Jadi, sekarang Bea Cukai, orang-orang Bea Cukai mengerti betul ancaman yang mereka hadapi," ujarnya.

Menurut Purbaya, pegawai Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan, sudah mulai semangat memperbaiki kinerja.

Di lain sisi, Purbaya menerapkan kecerdasan buatan (AI) di sejumlah titik tempat direktorat tersebut bertugas. Ia berharap langkah ini bisa menekan praktik nakal, seperti underinvoicing alias pelaporan nilai barang ekspor-impor yang lebih rendah dari harga aslinya.

Baca Juga:
"Kita pelajari betul. Sekarang cukup baik kemajuannya. Saya pikir tahun depan (2026) sudah aman lah. Artinya, Bea Cukai akan bisa bekerja dengan baik dan profesional," tutur Purbaya optimistis.

Sumber: CNN


Baca Juga:

Editor
: Andrias
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
MK Tolak Perubahan Status PPPK Jadi PNS
Mendagri Tito Larang Kepala Daerah Pergi ke Luar Negeri saat Lebaran
Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1447 H, Jatuh Pada Kamis, 19 Februari 2026.
Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, FSPTI Bengkalis: Langkah Yang Tepat.
GN-PK Riau Apresiasi Pembebasan Retribusi PBG oleh DPMPTSP Kabupaten Bengkalis
Gubernur Aceh Kecewa Bupati Aceh Selatan Kabur Umroh saat Musibah Banjir
 
Komentar