Jumat, 19 Juni 2026

TNI AD Siapkan Batalyon di Tiap Kabupaten, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Andrias - Selasa, 19 Mei 2026 12:11 WIB
TNI AD Siapkan Batalyon di Tiap Kabupaten, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Jakarta -Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memaparkan rencana strategis TNI AD dalam memperkuat jangkauan dan peran teritorial di seluruh Indonesia. Salah satu target besar yang dicanangkan adalah pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan di setiap kabupaten di Indonesia secara bertahap hingga tahun 2029.

Langkah ini sejalan dengan arahan program kerja pertahanan dan pembangunan nasional. Nantinya, skema pembentukan ini mengikuti target yang telah dipetakan oleh Kementerian Pertahanan.

"Kan sudah disampaikan tadi juga, Menhan. Jadi, itu diharapkan satu kabupaten bisa ada satu Batalyon Teritorial Pembangunan," kata Maruli kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga:
Kekuatan Matra Darat
Rencana pengembangan kekuatan matra darat ini akan dilakukan secara bertahap setiap tahunnya. Tidak hanya fokus pada sektor pembangunan teritorial, penguatan juga akan menyasar pada berbagai batalyon kecabangan lain yang dimiliki oleh TNI AD.

Semua berjalan baik ya, respon masyarakat baik. Hampir di seluruh tempat, malah sekarang mereka menanyakan, 'Di kabupaten kami kapan?', gitu," ungkapnya.

Berhasil Diselesaikan
Kendati demikian, mantan Pangkostrad ini tidak menampik adanya dinamika di lapangan selama proses persiapan, khususnya terkait pengadaan lahan.

Namun, ia memastikan segala kendala logistik tersebut kini sudah berhasil diselesaikan dengan baik setelah diberikan pemahaman.

Baca Juga:
"Ya, jadi..sekian...ada 1-2 yang tanah sedikit bermasalah, setelah kita jelaskan, enggak ada masalah," sebutnya.

Saat ditanya mengenai prioritas wilayah pembentukan untuk tahun ini, terutama di kawasan Pulau Jawa, Maruli menegaskan, TNI AD tidak akan memfokuskan seluruh kekuatan di satu area. Strategi penempatan akan didasarkan pada skala prioritas dan kebutuhan pertahanan negara.

"Enggak juga. Nanti kita lihat berdasarkan ininya, strateginya ya. Mana duluan...mungkin nanti di perbatasan dan lain sebagainya," tegasnya.

Selain menjalankan fungsi pertahanan utama, kehadiran Batalyon Pembangunan ini nantinya akan dioptimalkan untuk menyokong berbagai program kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:
Membantu Akselerasi
Fokus utama prajurit di lapangan adalah membantu akselerasi pembangunan infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan warga.

"Iya, iya, termasuk semua itu. Pertahanan utama, terus membantu pembangunan ya," ucapnya.

Peran batalyon baru ini juga akan diintegrasikan dengan program prioritas Presiden. Personel TNI AD dipersiapkan untuk bergerak cepat dalam menangani berbagai isu sosial, fasilitas umum, hingga mitigasi bencana alam di daerah.

"Jadi banyaklah, sekarang program Presiden kan banyak untuk bantu masyarakat. Ada jembatan, ada air bersih, ada apa lagi, nanti kesiapan kalau bencana alam, ini menghadapi kekeringan kita mulai bor air. Jadi, bekerja semua," paparnya.

Baca Juga:
Salah satu sektor krusial yang turut menjadi tanggungjawab utama dari satuan teritorial ini adalah pemantapan ketahanan pangan nasional. Kehadiran prajurit diharapkan mampu mendorong percepatan program swasembada yang dicanangkan pemerintah.

"Ya, termasuk pangan lah, jelas itu," katanya

Sumber: merdeka

Baca Juga:

Editor
: Andrias
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Libur Sekolah, BGN Hentikan Sementara MBG. Seluruh Dapur Diaudit
Dukung Swasembada Pangan Presiden RI, Polsek Bengkalis Gencar Dorong Kelompok Tani Budidaya Jagung Pipil
Sosialisasikan Program Ketahan Pangan, Anggota Polsek Bantan Sambangi Warga
Bhabinkamtibmas Polsek Bantan Tinjau Penanaman Kacang Panjang Milik PKK Dusun Darul Dakzim
Dampingi Warga, Bhabinkamtibmas Desa Kembung Luar Lakukan Perawatan Ketahanan Pangan Jagung Pipil
Bhabinkamtibmas Desa Bantan Air Ajak Masyarakat Sukseskan Program Ketahanan Pangan
 
Komentar