Senin, 04 Mei 2026

Wapres Gibran: MBG Ini Program Baru, Perlu Penyempurnaan

Andrias - Rabu, 12 November 2025 15:14 WIB
Wapres Gibran: MBG Ini Program Baru, Perlu Penyempurnaan
Dok
Wapres Gibran: MBG Ini Program Baru, Perlu Penyempurnaan

JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengatakan sudah banyak Satuan Pelayananan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melakukan perbaikan saat ini. Perbaikan itu dilakukan usai berbagai persoalan yang terjadi beberapa waktu lalu, salah satunya keracunan

Gibran mengungkapkan dirinya selalu berkunjung ke berbagai SPPG setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah. Terakhir, kata dia, dilakukan di wilayah Salatiga, Jawa Tengah.

"Saya lihat beberapa SPPG sudah melakukan perbaikan. Jadi belajar dari pengalaman dan kejadian kemarin, ini saya kira sudah cukup baik," tutur Gibran sebagaimana tayangan di YouTube Sekretariat Wakil Presiden, Rabu (12/11/2025).

Baca Juga:
Disampaikan Gibran, program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah program prioritas di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Diakui dia, memang program ini masih memerlukan banyak perbaikan dan penyempurnaan demi hasil yang lebih baik lagi.

"MBG ini program baru, masih perlu banyak penyempurnaan," ucap Gibran.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN), mencatatkan hampir separuh kasus keracunan makanan pangan di Indonesia berasal dari program makan bergizi gratis (MBG)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan dari total 441 kejadian keracunan pangan di tanah air, sebanyak 211 kasus atau sekitar 48 persen di antaranya berkaitan dengan program MBG.

Baca Juga:
"Secara umum total kejadian di Indonesia itu sampai hari ini itu ada 441 total kejadian, di mana MBG menyumbang 211 kejadian atau sekitar kurang lebih 48 persen dari total keracunan pangan yang ada di Indonesia," ujar Dadan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/11/2025).

Dari total yang mengalami keracunan, Dadan merinci bahwa sebanyak 636 orang harus dirawat inap, sementara 11.004 lainnya menjalani perawatan jalan.

"Kalau di Kementerian Kesehatan ini 638, beda dua. Tapi kami akan sinkronkan. Kemudian yang merawat jalan di data kami 11.004, di Kementerian Kesehatan 12.755," katanya.


Baca Juga:
Sumber: Tirto

Editor
: Andrias
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Berkah Program MBG: PAUD Sawiyah Kian Diminati Orang Tua Titipkan Anaknya
Terobosan SPPG Pedekik: Lakukan Pengukuran Antropometri kepada Siswa SD
SPPG Sungai Alam Pastikan Jadwal Distribusi MBG Tepat Waktu Sampai Sekolah
Dampak Program Makan Bergizi Gratis: Anak Senang, Orangtua Bisa Hemat Pengeluaran
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Prajurit TNI yang Gugur
BGN Minta Maaf Atas Insiden Keamanan Pangan di Jaktim, Tanggung Biaya Korban dan Suspend SPPG Pondok Kelapa
 
Komentar