Jumat, 19 Juni 2026

Kejagung Periksa Pejabat Bea Cukai, Berikut Penjelasan Dirjen BC?

Andrias - Jumat, 05 Desember 2025 11:40 WIB
Kejagung Periksa Pejabat Bea Cukai, Berikut Penjelasan Dirjen BC?

Jakarta -Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama menanggapi soal pemeriksaan sejumlah kantor serta rumah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Ia mengatakan perkara yang diusut merupakan kasus lama terkait ekspor sawit dan turunannya.

"Itu kasus lama, masalah sawit dan turunannya. Tahun 2021 sampai dengan 2024 kalau enggak salah," ujar Djaka, usai Konferensi Pers Pemusnahan Barang Kena Cukai Ilegal Kanwil DJBC Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Djaka menjelaskan, pemeriksaan dilakukan tidak hanya di Kantor Pusat DJBC, tetapi juga di beberapa kantor wilayah Bea Cukai yang menangani ekspor sawit.

Baca Juga:

"Tidak hanya ini, beberapa kantor wilayah Bea Cukai yang berkaitan dengan ekspor sawit (diperiksa), dan itu masih berproses," ujarnya

Ia menekankan bahwa proses hukum masih berjalan sepenuhnya di Kejagung. Sehingga dirinya tak ingin tergesa-gesa menyimpulkan dugaan kesalahan para pegawainya.

"Tentunya kita belum tentu men-judge bahwa personel dari Bea Cukai itu melakukan tindakan kesalahan. Tetapi selama proses hukum itu berjalan, kita akan memberikan bantuan ataupun support kepada pegawai bea cukai yang diperiksa," ujarnya lagi.

Kejagung saat ini tengah menangani kasus dugaan korupsi ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) tahun 2022. Penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi serta penggeledahan sejak Oktober 2025.

Baca Juga:

POME sendiri merupakan cairan limbah dari pengolahan minyak kelapa sawit yang meski berstatus limbah, memiliki potensi nilai tambah. Dalam penyidikan, Kejagung telah menggeledah lebih dari lima lokasi yang terkait dengan DJBC, baik kantor maupun rumah pejabat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna mengatakan penggeledahan dilakukan pada 22 Oktober 2025 di Jakarta dan beberapa daerah lainnya.

"Yang jelas memang penggeledahan terkait dengan perkara di Bea Cukai ada penggeledahan lebih dari lima titik, dan barang-barang yang sudah diambil ada dokumentasi-dokumentasi yang diperlukan dalam penyidikan," ujarnya.


Sumber:Republika

Baca Juga:

Editor
: Andrias
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Nekat, Pegawai Samsat Nyabu di Kantor
STIK Polri Berganti Nama Jadi Universitas Kepolisian
PDIP Bantah Tudingan Danai Demo Mahasiswa Menolak Program MBG
Polsek Rupat Tangkap Kurir Narkoba saat Mengambil Paket Sabu di Pelabuhan JU Mundam
Kejagung Tetapkan Komisaris Motor Listrik SPPG Jadi Tersangka Korupsi MBG
Tepat di Momen Ulang Tahun, Pria di Duri Ditangkap Karena Sabu
 
Komentar