Jakarta -Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan saat ini. Demokrat meminta PDIP untuk segera menegaskan sikapnya secara jelas kepada publik, apakah berada di dalam koalisi pemerintahan atau memilih jalur di luar pemerintahan sebagai oposisi.
Sebenarnya ini mendukung pemerintah atau di luar pemerintahan. Nah kira-kira seperti itu. Ini kan harus ada ketegasannya aja gitu yang kita butuhkan dalam keseharian juga seperti itu gitu. Nah kita belum melihat ya dalam komunikasinya, dalam implementasinya," kata Herzaky saat ditemui di Jakarta, Sabtu (20/6).
Ia kemudian membandingkan situasi tersebut dengan pengalaman Partai Demokrat yang pernah berada di luar pemerintahan sebagai partai penyeimbang yang konsisten.
Baca Juga:
"Ketika kami berada di luar ya kami menyampaikan kami memang di luar, ada kritik kami kritik dengan tegas, kritik dengan jelas, kan begitu. Seperti itulah kita berbicara sebagai penyeimbang," tuturnya.
Herzaky lebih lanjut mengatakan, saat ini masyarakat tidak dapat melihat dengan jelas mengenai pihak mana yang berkoalisi dengan pemerintah maupun pihak yang menjadi penyeimbang.
"Tapi hari ini kan masyarakat tidak bisa melihat dengan jelas nih sebenarnya hari ini yang di pemerintahan siapa, kemudian penyeimbangnya yang mana nih sebenarnya gitu," lanjutnya.
Herzaky juga menegaskan, Partai Demokrat menghormati apa pun keputusan internal yang akan diambil oleh PDIP. Namun, ia berharap sikap tersebut tidak hanya berhenti pada pernyataan politik saja, melainkan terimplementasi di parlemen maupun terkait isu-isu yang berkembang saat ini.
Baca Juga:
"Bukan sekadar sikap mendukung atau tidak mendukung, tetapi komunikasinya juga kepada publik secara jelas. Yang kedua adalah bagaimana implementasi dalam kesehariannya, apakah itu di parlemen, apakah itu di isu-isu yang menjadi concern publik hari ini," pungkas Herzaky.
Sebelum isu ini bergulir di Demokrat, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid lebih dulu meminta PDIP mengambil sikap yang lebih tegas terhadap pemerintahan. Ia menilai posisi PDIP sebagai partai penyeimbang perlu diperjelas dan tidak bersikap abu-abu.
Sumber: kumparan
Baca Juga: