Kamis, 10 September 2026

Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa SDN 013 Dumai Dilarikan ke Rumah Sakit

Andrias - Kamis, 13 Agustus 2026 20:02 WIB
Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa SDN 013 Dumai Dilarikan ke Rumah Sakit
riauonline.co.id

Dumai - Puluhan siswa SD Negeri 013, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, diduga keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis, 13 Agustus 2026.

Informasi yang diperoleh, sekitar 36 siswa mengalami keluhan kesehatan. Sejumlah siswa bahkan terlihat lemas hingga harus mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:

Situasi tersebut turut menjadi perhatian para wali murid yang datang ke sekolah untuk memastikan kondisi anak-anak mereka. Salah satunya Daus, yang mengaku melihat sejumlah siswa berseragam Pramuka dalam kondisi lemas dan membutuhkan pertolongan.

Daus mengatakan, seorang siswa sempat dibawa ke halaman sekolah dan dimasukkan ke dalam ambulans milik Pemerintah Kota Dumai dengan nomor polisi BM 7753 RA. Namun, menurutnya, ambulans tersebut tidak membawa siswa itu ke rumah sakit.

"Katanya sopir ambulans hanya wajib standby di sekolah. Akhirnya guru SDN 013 bernama Dila membawa anak tersebut ke rumah sakit menggunakan kendaraan pribadi," ujar Daus dikutip di media lokal Riau pembaruan.Panduan & Petunjuk Perjalanan

Baca Juga:

Daus menyebut, sejumlah siswa lainnya telah lebih dahulu dibawa ke fasilitas kesehatan setelah mengalami keluhan kesehatan yang diduga muncul usai mengonsumsi makanan MBG.

"Banyak anak yang terlihat lemas. Kami sebagai wali murid tentu khawatir dan ingin memastikan mereka mendapatkan pertolongan," katanya.

Baca Juga:
Makanan dalam program MBG yang dikonsumsi para siswa tersebut diketahui diproduksi oleh salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Jalan Gajah Mada, Dumai.

Meski demikian, hingga kini belum dapat dipastikan apakah keluhan kesehatan yang dialami para siswa tersebut benar-benar disebabkan oleh makanan MBG.

Jumlah siswa terdampak maupun penyebab pasti keluhan juga masih menunggu pemeriksaan serta keterangan resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga:

Di sisi lain, penggunaan ambulans milik Pemerintah Kota Dumai juga menjadi sorotan. Pemerintah daerah perlu memberikan penjelasan mengenai standar operasional, fungsi, serta kewenangan penggunaan ambulans tersebut, terutama dalam kondisi siswa membutuhkan pertolongan medis.

Peristiwa ini kini menunggu penanganan dan klarifikasi dari pihak terkait, termasuk sekolah, Pemerintah Kota Dumai, pengelola SPPG, serta instansi kesehatan untuk memastikan penyebab keluhan yang dialami para siswa.


Sumber: riauonline.co.id

Baca Juga:

Baca Juga:


Baca Juga:

Editor
: Andrias
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Kejaksaan Geledah Kantor Bupati Meranti
SPPG Pedekik Tegaskan Instalasi IPAL Sudah Sesuai Prosedur
Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Karhutla di Kabupaten Siak
Kepala BGN Respons Cepat Kasus Keracunan MBG di Karo, Ancam Tutup Hingga Copot SPPG
Ratusan Murid di Karo Keracunan MBG dari SPPG Kodim, Ini Kata Dandim 0205/Tanah Karo
Buntut Ratusan Siswa Keracunan MBG di Karo, Kepala SPPG Setempat Dicopot
 
Komentar