Minggu, 21 Juni 2026

Natal 2025, Menag Ajak Umat Kristiani Perkuat Kasih dan Iman dalam Keluarga

Andrias - Kamis, 25 Desember 2025 11:27 WIB
Natal 2025, Menag Ajak Umat Kristiani Perkuat Kasih dan Iman dalam Keluarga
Dok Kemenag

Jakarta - Natal 2025 bukan sekadar momen perayaan iman, tetapi juga kesempatan untuk refleksi dan pemulihan. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Kristiani memaknai Natal sebagai panggilan untuk memperkuat keluarga, tempat pertama lahirnya kasih, iman, dan harapan.

Dengan tema Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga, Menag menekankan bahwa keluarga adalah inti kehidupan berbangsa. Dari rumah yang penuh kasih lahir gereja yang kuat, masyarakat yang rukun, dan bangsa Indonesia yang berdaya dan penuh harapan.

"Ketika keluarga dipulihkan, gereja akan tumbuh. Gereja yang kuat menumbuhkan masyarakat yang rukun. Dan keluarga yang tangguh akan membawa bangsa ini kembali menemukan arah dan harapannya," ujar Menag dalam Pesan Natal 2025, dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 25 Desember 2025.

Baca Juga:

Di tengah tantangan polarisasi, tekanan ekonomi, dan dampak bencana yang masih dirasakan banyak keluarga, Menag menegaskan bahwa rumah harus menjadi ruang aman bagi iman dan kemanusiaan.

Kementerian Agama menempatkan penguatan ketahanan keluarga sebagai agenda strategis, bukan hanya untuk mendidik anak, tetapi juga menanamkan nilai moderasi, empati, dan tanggung jawab sosial sejak dini.

"Keluarga yang sehat secara spiritual dan sosial adalah fondasi terkuat bagi Indonesia yang damai dan beradab," tegas Menag.

Natal juga menjadi ajakan untuk merawat bumi. Di tengah krisis iklim dan kerusakan lingkungan, setiap keluarga diharapkan menjadi bagian dari solusi.

Baca Juga:

"Iman harus tercermin dalam tindakan kita sehari-hari. Mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon, menghemat energi, itulah bentuk syukur kita kepada Tuhan atas ciptaan-Nya," ujar Menag.

Lebih lanjut, Menag mengingatkan bahwa Natal 2025 berlangsung di tengah duka banyak saudara yang terdampak bencana. Natal, katanya, bukan soal kemewahan perayaan, tetapi tentang keberanian berbagi dan hadir bagi mereka yang sedang kehilangan.

"Natal adalah waktu untuk meneguhkan solidaritas dan kemanusiaan, menjadikan keluarga sebagai pelabuhan cinta yang menyelamatkan sekaligus penjaga alam semesta yang Tuhan titipkan," tutup Menag.

Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Baca Juga:


Sumber:RMOIL (dok:kemenag)

Editor
: Andrias
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
SPPG Sungai Alam Stop Beroperasi Selama Libur Sekolah. Sahrul: Isi Masa Libur dengan Gotong Royong
Wakil Ketua BGN: Siswa SMA Sekolah Favorit Tak Perlu Diberi MBG
Jalan Santai di Akhir Pekan: Selain "Kebugaran" juga Pererat Keakraban Relawan SPPG Sungai Alam dan Warga
Kapal JALUR Polda Riau Tiba di Pesisir Rupat Utara, Hadirkan Klinik Terapung dan Bantuan Sosial
Pulau Terluar Indonesia: Nelayan Pesisir Rupat Utara Terima Bantuan "Sambang Nusa" Dirpolairud Polda Riau
Sambut Hari Bhayangkara, Polda Riau Gelar Operasi Katarak Gratis bagi Warga
 
Komentar