Jakarta - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diprioritaskan bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Ia berujar program tersebut tidak harus diterima seluruh kalangan masyarakat, terutama pihak yang merasa tidak membutuhkannya.
Hal itu disampaikan Prabowo saat berdialog dengan warga dalam kunjungannya ke Kampung Nelayan Merah Putih, Leato Selatan, Gorontalo, selepas dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Filipina."Ada yang belum? Nanti yang belum dicatat ya, segera pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita berikan MBG semuanya," kata Ketua Umum Partai Gerindra ini di Gorontalo pada Sabtu (9/5).
Baca Juga:Ia juga mengatakan bahwa tak masalah jika ada penerima manfaat yang merasa tidak memerlukan MBG.
"Yang tidak perlu, enggak apa-apa, ya kan? Kalau anak-anak orang kaya enggak perlu, enggak apa-apa, benar kan? Enggak dipaksa," katanya.
Mantan Menteri Pertahanan itu menjelaskan bahwa flekibilitas tersebut disebabkan karena pemerintah berfokus untuk memperkuat fisik dan kecerdasan anak bangsa yang memiliki keterbatasan akses gizi."Kalau anak-anak orang kaya nggak perlu gapapa, bener, nggak dipaksa, tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak kita rajin belajar, betul?" tegasnya.
Baca Juga:Hingga kini, pemerintahan Prabowo terus menggarap realisasi MBG untuk sekitar 82 juta penerima manfaat. Program tersebut adalah unggulan Prabowo yang dia janjikan semasa Pilpres 2024.
Selain MBG, Prabowo juga menyoroti digitalisasi pendidikan melalui pengadaan Layar Pintar di setiap sekolah.
"Mulai tahun ini, tiap sekolah akan terima tiga, berarti saya berharap akhir tahun ini tiap sekolah sudah ada empat ruang kelas yang ada layar yang disebut layar pintar karena dia memang pintar. Kita bisa gunakan interaktif tahun depan kita tambah lagi," katanya.
Sumber: Radar
Baca Juga: